Kamis, 15 Agustus 2013

Lebaran Ketupat, Polres Lobar Perketat Keamanan



Walikota Mataram, H Ahyar Abduh didampingi istrinya Ny. Hj. Suryani Ahyar Abduh saat
menikmati sajian dulang saji pada perayaan Lebarat Ketupat di Makam Loang Baloq / foto Fitriani

bogelid — Ribuan penziarah memadati areal Makam Loang Baloq, Kamis (15/8/2013), yang menjadi pusat perayaan Lebaran Topat tahun ini.

Hadir dalam kesempatan itu, Walikota Mataram H Ahyar Abduh didampingi Ketua TP PKK Kota Mataram Hj Suryani Ahyar Abduh, Sekda Kota Mataram H. Lalu Makmur Said, Ketua DPRD Kota Mataram HM Zaini, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) serta ribuan masyarakat yang memadati areal Makam Loang Baloq.

Perayaan Lebaran Topat dimulai dengan ziarah kubur, ngurisan, pemotongan topat dan diakhiri penampilan kesenian seperti zikir jaman, serta tari baris.

Dalam sambutannya, Walikota Mataram H Ahyar Abduh mengatakan, perayaan Lebaran Topat yang jatuh pada tanggal 8 Syawal 1434 Hijriah ini mengandung nilai religius dan budaya. Kedua nilai tersebut terus tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat Kota Mataram, dan pulau Lombok pada khususnya.

“Lebaran Topat telah menjadi tradisi ratusan tahun. Bagi masyarakat Lombok, perayaan Lebaran Topat kental mengandung nilai Islami yang dikemas dalam kegiatan budaya,” jelasnya.

Pemkot Mataram akan terus menggelar perayaan Lebaran Topat setiap tahun dengan menyelipkan sajian hiburan rakyat agar warga utamanya generasi muda memiliki alternatif hiburan saat merayakan Lebaran Topat.

“Disiapkan tempat bagi anak-anak muda agar tidak harus ke satu tempat yang rentan menimbulkan kepadatan arus lalulintas, sehingga rawan kemacetan,’’ ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia perayaan Lebaran Topat di Makam Loang Baloq Ahmad Wajedi mengatakan, perayaan tahun ini mengambil tema, kita ciptakan Kota Mataram menjadi kota maju, religius dan berbudaya. (yuen)



Mataram – (bogelid)-
Perayaan lebaran ketupat  yang berlangsung Kamis (15/08) dipusatkan disejumlah titik baik di Kota Mataram, Lombok Barat maupun Lombok Tengah. Untuk mengamankan tradisi tahunan tersebut, Polres Lombok Barat (Lobar) misalnya menerjunkan hampir lima ratus personilnya. Polres Lobar memperketat keamanan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Dihubungi  Global FM Lombok via telpon Rabu (14/08), Wakapolres Lobar  Kompol.M. Luthfi  menjelaskan, tidak kurang dari 495 personil  akan di tempatkan di titik-titik vital  dan  sejumlah objek wisata yang ada di Lobar.  Selain itu, Polres Lobar akan meminta  tambahan personil  dari polda NTB untuk mengamankan perayaan lebaran ketupat  sebanyak 181 orang.
“ Kita akan mempersiapkan personil dari tempat-tempat rekreasi yang ada  di wilayah kita  mulai dari sekotong dipantai Ela-era, pantai cemara, kemudian pantai Induk, di Senggigi itu sendiri , kemudian di pantai Sire sampai ke Bayan, semua tempat reakreasi akan kita tempatkan personil  kita” jelasnya”.
Lutfi menghimbau kepada  masyarakat  yang berlibur dan merayakan lebaran ketupat untuk mematuhi peraturan lalu lintas di saat berkendara . Selain itu juga pihaknya meminta agar warga tidak menggunakan kendaraan bak terbuka saat berlibur karena cukup berbahaya bagi keselamatan. Kendaraan bak terbuka menurut Luthfi digunakan untuk mengangkut barang, bukan untuk mengangkut warga.
Lutfi menambahkan, Polres Lobar  akan bekerja sama dengan Direktorat Pol Air dan Basarnas untuk menempatkan tim penyelamat di pantai-pantai  wisata yang di kunjungi masyarakat. Masyarakat yang berlibur diharapkan lebih  waspada terhadap aksi pencopetan dan aksi criminal lainnya di objek wisata.(yuen)-

0 komentar:

Posting Komentar